TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
PENGERTIAN DAN MANFAAT TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
a.
Pengertian Teknologi Pembelajaran
Secara etimologi kata teknologi berasal dari kata “techne”
yang berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan
pembuatan suatu objek atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang prinsip-prinsip
atau metode dan seni.
Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis
ilmu pengetahuan terapan. Teknologi juga bisa berarti keseluruhan sarana untuk
menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan
hidup manusia.
Pembelajaran
merupakan terjemahan dari kata ”instruction” yang dalam bahasa Yunani
disebut instructus atau “intruere” yang berarti menyampaikan
pikiran, dengan demikian arti instruksional (pembelajaran) adalah menyampaikan
pikiran atau ide yang telah diolah secara bermakna melalui pembelajaran.
Pengertian ini lebih mengarah kepada guru sebagai pelaku perubahan.
Menurut definisi commission Intruction Tehnology (CIT)
1970, teknologi pembelajaran diartikan sebagai media yang lahir sebagai akibat
revolusi komunikasi yang dapat digunakan untuk keperluan pembelajaran di
samping guru, buku teks, dan papan tulis….bagian yang membentuk teknologi
pembelajaran adalah televisi, film, OHP, komputer dan bagian perangkat keras
maupun lunak lainnya.
Teknologi pembelajaran merupakan usaha sistematis dalam
merancang, melaksanakan, dan mengavaluasi keseluruhan proses belajar untuk
suatu tujuan pembelajaran khusus, serta didasarkan
pada penelitian tentang proses belajar dan komunikasi pada manusia yang
menggunakan kombinasi sumber manusia dan nonmanusia agar belajar dapat
berlangsung efektif.
Teknologi
pembelajaran sangat bergantung pada
1. Jenis
materi pembelajaran;
2. Sifat
atau karakteristik pemelajar;
3. Organisasi
dimana pembelajaran berlangsung;
4. Kemampuan
sarana yang tersedia; dan
5. Keahlian
para praktisi.
b. Fungsi
Teknologi Pembelajaran
Ada sembilan fungsi teknologi pembelajaran seperti :
1.
Sebagai sarana bahan ajar yang ilmiah dan obyektif.
2.
Sebagai sarana untuk memotifasi peserta didik yang semangat belajarnya rendah.
3.
Sebagai sarana untuk membantu peserta didik mempresentasikan apa yang mereka
ketahui
4.
Sebagai sarana untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran.
5.
Sebagai sarana mempermudah penyampaian materi.
6.
Sebagai sarana untuk mempermudah desain pembelajaran.
7.
Sebagai media pendukung pelajaran dengan mudah
8.
Sebagai sarana pendukung terlaksananya program pembelajaran yang sistematis
9.
Sebagai sarana meningkatkan keberhasilan pembelajaran.
c. Manfaat
Teknologi Pembelajaran
·
Manfaat bagi
pendidik
1.
Pendidik dapat lebih memudahkan tercapainya tujuan pendidikan.
2.
Pendidik dapat mempermudah desain pembelajaran.
3.
Pendidik dapat menunjang metode pembelajaran.
4.
Pendidik dapat lebih meningkatkan efektifitas Pembelajaran.
5.
Pendidik lebih mudah menyampaikan materi pembelajaran.
6.
Pendidik dapat mengefisiensikan waktu.
7.
Dapat menjadi daya dukung pengajaran seorang pendidik.
·
Manfaat bagi peserta didik
1.
Peserta didik dapat lebih cepat menyerap materi pelajaran yang diberikan oleh
pendidik.
2.
Peserta didik menerima materi pembelajaran dengan senang.
3.
Peserta didik dapat mempresentasikan apa yang mereka ketahui.
4.
Peserta didik tidak bosan dengan cara penyampaian materi pembelajaran secara
verbal.
5.
Peserta didik lebih bisa berekspresi dalam proses pembelajaran.
Karakteristik & Jenis Media Pembelajaran
- Jenis Media Pembelajaran
1.
Visual 5. Cetak
2.
audio 6. Inter/Intranet
3.
video 7. Multimedia
4.
Komputer
- Klasifikasi Media Pembelajaran
a.
Berdasarkan
cirri Fisik
1. Dua Dimensi (Diamati dari 1 arah
pandangan)
2. Tiga Dimensi (Diamati dr arah pandang mana saja)
3. Media bergerak (Menampilkan gambar bergerak di layar)
4. Media tdk bergerak (Tampilan pd layar)
b.
Berdasarkan
Unsur Pokok
1. Audio 6. Jaringan
2. Visual 7. Media cetak
3. Audio bergerak 8. Visual tidak bergerak
4. Audio tidak
bergerak 9. Visual bergerak
5. Audio semi bergerak 10. Audio visual
c.
Berdasarkan
Penggunaan
1.
Jumlah
Pengguna
- PENGGUNAAN SECARA INDIVIDU OLEH PESERTA DIDIK: LAB, PENGAJARAN TERPROGRAM, BUKU TEKS, TAPE, GAMBAR-GAMBAR DLL
- PENGGUNAAN SECARA KELOMPOK: FILM, RADIO, SLIDE, DSB
- SECARA MASSAL: TELEVISI, RADIO, FILM, INTERNET, DSB.
2.
Cara
Pengguna
- MEDIA TRADISIONAL ATAU KONVENSIONAL: PETA, PENGGARIS, SPIDOL, DSB.
- MEDIA MODERN: KOMPUTER, TV KABEL, CYBER, SATELIT, DSB.
Pemilihan Media Pembelajaran
Setelah kita
mengetahui Manfaat, Fungsi serta Karakteristik & Jenis Media Pembelajaran,
tentunya kita akan menerapkan media apa yang cocok dengan pembelajaran
tersebut, namun pemilihan media yang sesuai tidak langsung dipilih begitu saja
melainkan melaui proses atau tahapan-tahapan pemilihan media, adapun Cara untuk
memilih media yang cocok dengan suatu pembelajaran, sebagai berikut:
1.
Kriteria
Pemilihan Media
·
JELAS DAN
RAPI
·
BERSIH DAN
MENARIK: Teks, Gambar, Suara, Dan Video
·
COCOK DENGAN
SASARAN
·
RELEVAN DGN
TOPIK PEMBAHASAN
·
SESUAI DGN
TUJUAN PEMBELAJARAN
·
PRAKTIS,
LUWES, DAN TAHAN: MUDAH DIPEROLEH DAN DIBUAT
·
BERKUALITAS
BAIK
·
UKURANNYA
SESUAI DENGAN LINGKUNGAN BELAJAR
2.
Prinsip
Pemilihan Media
·
KESESUAIAN KEJELASAN SAJIAN BERORIENTASI SISWA
·
KEMUDAHAN
AKSES KETERJANGKAUAN
·
INTERAKTIVITAS
ADA ALTERNATIF
·
KUALITAS ORGANISASI
·
KETERSEDIAAN
KEBARUAN
3.
Mengidentifikasi
Karakteristik Peserta didik
Mengidentifikasi
karakteristik peserta didik dapat diakukan dengan mengidentifikasi
karakteristik umum maupun karakteristik khusus peserta didik:
a.
KARAKTERISTIK
UMUM:
TINGKAT
JENIS KELAMIN
LATAR BUDAYA
KEBIASAAN
b.
KARAKTERISTIK
KHUSUS
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
SIKAP
GAYA BELAJAR
KECERDASAN
5.
MENGKAJI
KARAKTERISTIK BAHAN AJAR
Ø
VISUAL: membaca,
menyimak, melakukan percobaan, dan memperhatikan
Ø
Oral:
bertanya, menyatakan, mengeluarkan pendapat, berdiskusi, dan memberi saran
Ø
Mendengar:
pidato, musik, percakapan, puisi, dan kosa-kata
Ø
Menulis:
mencatat poin-poin, menulis karangan, naskah, dan mengerjakan latihan
Ø
Menggambar:
membuat grafik, peta, membuat gambar sesuatu, dll.
Ø
Motor:
mereparasi, mengembangkan alat, menggunakan komputer, berkebun, berdarmawisata,
dan field trip
Ø
Mental:
mengingat, mengerjakan soal, menganalisis, mengambil keputusan.
Ø
Emosional:
menaruh minat, merasa gembira, bosan, semangat, tenang, gugup, percaya diri,
dan kepuasan.
6.
MENETAPKAN
PILIHAN MEDIA
Ø
MERUJUK PADA
KARAKTERISTIK SISWA
Ø
BAHAN AJAR
Ø
TUJUAN YANG
INGIN DICAPAI
Ø
MEDIA
ALTERNATIF
Ø
KETERSEDIAAN
Ø
FASILITAS
PENDUKUNG
7.
MEREVIEW
MEDIA YANG DIPILIH
Ø
KELEBIHAN
Ø
KELEMAHAN
Ø
ALTERNATIF
MEDIA LAIN
Ø
KETERCAPAIAN
TUJUAN
METODE PEMBELAJARAN
1. Presentasi adalah praktIk memperlihatkan dan menjelaskan
isi dari suatu topik kepada audiens atau peserta didik (Wikipedia, 2012:1)
Kelebihan
a.
Hanya
dilakukan sekali untuk seluruh peserta didik (pemelajar)
b.
Pemelajar
dapat menggunakan strategi mencatat untuk menangkap informasi
c.
Dapat
menjadi sumber informasi berkualitas
d.
Dapat
dilakukan oleh pebelajar dan pemelajar.
Kekurangan
e.
Sulit diikuti
oleh beberapa peserta (tergantung gaya belajar dan jenis kecerdasan)
f.
Berpotensi
membosankan
g.
Kesulitan
mencatat hal-hal yang penting
h.
Kesesuaian
umur: pemelajar yang berusia muda mungkin mengalami kesulitan mengikuti
presentasi yang panjang.
2. Diskusi adalah metode pembelajaran yang menghadapkan
siswa pada suatu permasalahan. Tujuan utama metode ini adalah untuk memecahkan
suatu permasalahan, menjawab pertanyaan, menambah dan memahami pengetahuan siswa, serta
untuk membuat suatu keputusan (Killen, 1998).
Kelebihan:
a.
Pemelajar menjadi lebih kreatif
b.
Membiasakan
diri bertukar pikiran dalam mengatasi setiap permasalahan
c.
melatih pemelajar mengemukakan pendapat atau gagasan secara verbal
d.
Melatih
pemelajar menghargai pendapat orang lain
Kekurangan:
a.
Hanya
dikuasai oleh 2 atau 3 orang siswa yang memiliki keterampilan berbicara
b.
kadang-kadang
pembahasan dalam diskusi meluas, sehingga kesimpulan menjadi kabur
c.
Memerlukan
waktu yang cukup panjang, yang kadang-kadang tidak sesuai dengan yang
direncanakan
d.
Dalam
diskusi sering terjadi perbedaan pendapat yang bersifat emosionalyang tidak
terkontrol
3. Demonstrasi merupakan metode penyajian pelajaran dengan
memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi
atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekadar tiruan.
Kelebihan:
a.
Menghindari
Verbalisme karena langsung menyaksikan pertunjukkan
b.
Pemelajar
tidak hanya mendengar tetapi juga
melihat secara langsung
c.
Pemelajar
akan memiliki kesempatan untuk membandingkan antara teori dan kenyataan.
Kekurangan:
a.
Memerlukan persiapan yang lebih matang sehingga dapat memakan waktu yang banyak
b.
Memerlukan
peralatan, bahan-bahan, dan tempat yang memadai
c.
Demonstrasi
memerlukan kemampuan dan keterampilan khusus.
4. Tutorial
adalah sebuah metode mentransfer pengetahuan yang menjadi salah satu bagian
dari proses pembelajaran yang lebih bersifat interaktif dan spesifik dari
sebuah buku atapun pengajar. tutorial ini menjadi sebuah contoh dalam pemberian
informasi yang lebih baik.
Kelebihan:
a.
mengembangkan
keterampilan yang mumpuni
b.
Mengukur
sendiri kemajuan: bekerja berdasarkan tingkat kemajuan
c.
Dapat
menjangkai pemelajar secara individu
Kekurangan:
a. Berpotensi membosankan: terjadi
beberapa pengulangan
b. Menimbulkan rasa frustrasi
c. Tidak bisa berjalan dengan baik
jika tidak ada panduan: tergantung pada panduan.
5. Metode latihan pada umumnya digunakan untuk memeperoleh suatu ketangkasan atau
keterampilan dari apa yang telah dipelajari. Mengingat latihan ini kurang
mengembangkan bakat/inisiatif siswa untuk berpiki, maka hendaknya guru/pengajar
memperhatikan tingkat kewajaran dari metode Drill. Latihan, wajar digunakan untuk hal-hal yang
bersifat motorik, seperti menulis, permainan, pembuatan, dan lain-lain.
Kelebihan
a.
Untuk melatih kecakapan mental, misalnya perhitungan penggunaan
rumus-rumus, dan lain-lain.
b.
Untuk melatih hubungan, tanggapan, seperti penggunaan bahasa, grafik, simbul peta, dan
lain-lain.
c.
Untuk melatih hubungan, tanggapan, seperti penggunaan bahasa, grafik, simbul peta, dan lain-lain.
Prinsip dan petunjuk menggunakan metode Drill
a.
Siswa harus diberi pengertian yang mendalam sebelum diadakan latihan
tertentu.
b.
Latihan untuk pertama kalinya hendaknya bersifat diagnosis, mula-mula
kurang berhasil, lalu diadakan perbaikan untuk kemudian bisa lebih sempurna.
c.
Latihan tidak perlu lama asal sering dilaksanakan.
d.
Harus disesuaikan dengan taraf kemampuan siswa.
e.
Proseslatihan hendaknya mendahulukan hal-hal yang essensial dan berguna.
6. Metode praktik lapangan bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan peserta dalam
mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya. Kegiatan ini dilakukan di ‘lapangan’, yang
bisa berarti di tempat kerja, maupun di masyarakat.
Keunggulan
dari metode ini adalah pengalaman nyata yang diperoleh bisa langsung dirasakan
oleh peserta, sehingga dapat Memicu kemampuan peserta dalam mengembangkan
kemampuannya. Sifat metode praktIk adalah pengembangan keterampilan
7. Permainan
Suatu pendekatan mengajar yang
menggunakan permainan sebgai peralatan mengjar. Tujuannya adalah untuk
menciptakan pembelajaran yang menyenangkan , meningkatkan motivasi dan
mengembangkan taktik dan strategi berpikir serta pemerolehan keterampilan
Kelebihan:
·
Meningkatkan
keterlibatan peserta didik
·
Dapat
disesuai dengan tujuan belajar
·
Menjangkau
beragam suasana: seluruh kelas atau kegiatan individu
·
Menarik
perhatian peserta didik pada topik-topik yang spesifik.
Kelemahan
·
Memancing
suasana kompetisi jika tidak diarahkan dapat menimbulkan konflik
·
Menyulitkan
bagi peserta didik yang lamban dan tidak terbiasa
·
Memerlukan
biaya yang banyak untuk beberapa permaian
·
Dapat
menimbulkan niat yang salah arah: tujuan untuk menang sehingga mengurangi
esensi belajar.
8.
Simulasi
Cara penyajian pengalaman belajar
dengan menggunakan situasi tiruan untuk memahami tentang konsep, prinsip, atau
keterampilan tertentu. Simulasi dapat digunakan sebagai metode mengajar dengan
asumsi tidak semua proses pembelajaran dapat dilakukan secara langsung pada
objek yang sebenarnya.
Kelebihan:
·
Dapat
dijadikan sebagai bekal bagi siswa dalam menghadapi situasi yang sebenarnya
kelak
·
Mengembangkan
kreativitas siswa
·
memupuk
keberanian dan percaya diri siswa
·
Memperkaya
pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai
situasi sosial yang problematis
·
dapat
meningkatkan gairah siswa dalam proses permbelajaran.
Kelemahan:
·
Pengalaman
yang diperoleh melalui simulasi tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan
di lapangan .
·
Pengelolaan
yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga
tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.
·
Faktor
psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan
simulasi.
9. Model
Kooperatif
Strategi pengelompokkan di mana
para siswa bekerja sama untuk saling mendapat keuntungan dari potensi belajar
anggota lainnya
Prinsip-Prinsip
·
Peran
anggota kelompok sebagai bagian dari keseluruhan tim
·
Keterlibatan
interaktif di antara anggota kelompok
·
Akuntabilitas
individual dan kelompok
·
Anggota yang
memiliki keterampilan antara personal dan kepemimpinan
Kemampuan memahami belajar personal dan
fungsi kelompok
Kelebihan:
•
Manfaat
Belajar dari beragam kemampuan
•
Dapat
bersifat formal atau informal berdasarkan kebutuhan belajar
•
Kesempatan belajar
dengan keragaman dapat berlaku dalam jangka panjang
•
Seluruh area
konten dapat disertakan dalam belajar kelompok.
Kekurangan:
•
Keterbatasan
ukuran kelompok: harus dalam kelompok kecil
•
Berpotensi
berlebihan digunakan sehingga efektivitasnya menjadi berkurang
•
Keterbatan
anggota kelompok jika hanya dilihat
berdasarkan kemampuan yang sama yang dikelompokkan sama.
10. Model
Penemuan
Menggunakan pendekatan induktif
atau penyelidikan untuk belajar; strategi ini menyajikan masalah untuk
diselesaikan melalui percobaan dan kesalahan (Trial and Error).
Prinsip-Prinsip
·
Tidak selalu
lebih baik membiarkan mereka sendiri untuk menemukan tanpa arahan dan pembinaan
yang jelas.
·
Perlu ada
panduan sistematis yang dapat merngarahkan penemuan peserta didik
·
Mengintegrasikan
model perancah (scaffolding) yakni membangun pengetahuan berdasarkan
pengetahuan sebelumnya
Yakinkan bahwa peserta didik telah mengetahui
pengetahuan dan keterampilan sebelumnya
untuk dapat mengarahkan pada pengetahuan dan keterampilan baru
Kelebihan:
•
Keterlibatan
siswa pada semua jenjang pengetahuan
•
Dapat
menggunakan langkah-lngkah dan prosedur sebelumnya untuk mendapat pengetahuan
baru
•
Peserta
didik dapat mengendalikan proses pembelajaran yang dilakukan sendiri
Kekurangan:
•
Memakan
waktu lama baik di dalam kelas maupun di luar ruang kelas
•
Perencanaan
melibatkan seluruh komponen masalah yang mungkin terjadi pada siswa
•
Dapat
mengakibatkan salah pengertian tentang suatu konten yang dipelajari.
11. Problem
Solving
Metode pemecahan masalah bukan
hanya sekadar metode mengajar tetapi juga merupakan suatu metode berpikir,
sebab dalam problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya
dimulai dengan mencari data sampai kepada menarik kesimpulan
LANGKAH-LANGKAH:
·
Ada masalah
yang jelas untuk dipecahkan. Masalah ini harus tumbuh dari siswa sesuai dengan
taraf kemampuannya .
·
Mencari data
atau keterangan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut
·
Menetapkan
jawaban sementara dari masalah tersebut
·
Menguji kebenaran
jawaban sementara tersebut
·
Menarik
kesimpulan
Kelebihan:
•
Peserta
didik terlibat secara aktif dalam pengalaman belajar dunia nyata
•
Hubungan
antara pengetahuan dan keterampilan menjadi semakin jelas
•
Tingkat
kerumitan masalah bisa dikendalikan, dapat memperkenalkan lebih banyak isu
Kekurangan
•
Sulit
menciptakan masalah yang betul-betul berkualitas
•
Membutuhkan
lebih banyak kontrol tentang usia dan pengalaman siswa
•
Memakan
waktu lama untuk penyelesaian masalah
•
Harus
menanyakan ulang kepada siswa tentang apa yang telah dilakukan dan diselesaikan
0 komentar: